Pages

Sunday, May 24, 2009

Abstrak

Finally i've had my second graduation at sabuga at 18 april 2009 ago. Here i share some of my study abstract. Being a graduated student was something really great and also tiring, we can sponge many science and skill. Here i share my abstract, actually i haven't found my goals in this research, but the study continue even after i have graduated.

Abstrak


Tiga senyawa aromatik dan satu senyawa yang diketahui sebagai 4’,6-dihidroksi-4-metoksibenzofenon-2-O-glukosida telah diisolasi dari fraksi etil asetat dan n-butanol ekstrak etanol buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (scheff.) Boerl) dan diuji aktivitas penangkap radikal bebas secara in vitro.


Uji aktivitas penangkap radikal bebas mengikuti metode Blois menggunakan DPPH (1,1-diphenyl-2-picryl Hydrazyl) secara spektrofotometri. Ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat, fraksi n-butanol, fraksi sisa air, dan asam askorbat sebagai pembanding memberikan IC50 secara berurutan : 82,93; 217,38; 56,48; 111,12; 180,55 dan 3,22 mg/ml. Sementara isolat PM 1, PM 2, PM 3, dan PM 4 memberikan IC50 secara berurutan 492,92; 626,60; 102,96; dan 285,85 mg/ml.


Dari data spektrum Ultraviolet, IR, NMR-H dan NMR-C, isolat PM 1 merupakan suatu glukosida yang memiliki kerangka benzena yang tersubstitusi para, tidak memiliki ikatan karbonil sebagaimana 3 isolat lainnya. Isolat PM 3 merupakan suatu senyawa aromatik dengan rantai samping alkil. Dari spektrum UV dan IR Isolat PM 4 diduga merupakan suatu flavonol.


Kata kunci : Mahkota dewa, Phaleria macrocarpa, DPPH.



Abstract


From the ethyl acetate and n-buthanol fraction of ethanol extract of mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (scheff.) Boerl), 3 aromatic compounds and 1 known compound (4’,6-dihydroxy-4-metoxybenzofenone-2-O-glucoside) were isolated. To estimate the activity of antioxidant from the isolated compounds, the use of the stable free radical 1,1-diphenyl-2-picryl Hydrazyl (DPPH) spectrophotometrically was applied.


The IC50 for ethanol extract, n-hexane, ethyl acetate, n-buthanol, water fraction, and ascorbic acid as standard were shown respectively by 82.93; 217.38; 56.48; 111.12; 180.55, and 3.22 mg/ml. While IC50 of PM 1, PM 2, PM 3, and PM 4 were 492.92; 626.60; 102.96; and 285.85 mg/ml.


Based on the ultraviolet, infrared, 1H-NMR and 13C-NMR spectra, PM 1 was characterized as a glucoside with p-substituted benzene and no carbonyl. An aromatic compound with an alkyl chain was characterized for PM 3. while PM 4 was pressumed as flavonol.


Keywords : Mahkota dewa, Phaleria macrocarpa, DPPH

Friday, May 1, 2009

Just a friend

Siapakah teman itu?
Ia hadir ketika kau berusaha menjadi teman dan mendengar ketika kau berusaha mendengarkannya
Terkadang kau ragu apakah ia tulus atau tidak, namun waktu akan membuktikannya
Terkadang ia terasa jauh, padahal ia akan segera datang begitu kau memanggilnya
Terkadang ia seperti terdiam, padahal ia sedang berusaha menyelesaikan masalahnya agar tidak merepotkanmu
Teman tidak akan segan dimintai bantuan, pun kau tak akan ragu padanya, bahkan kau tidak akan berpikir 2 kali jika ia butuh bantuanmu
Adapun teman sejati, ia adalah orang yang akhirnya membuatmu sadar kalau kau adalah orang paling kesepian di dunia jika ia tidak ada
Sungguh, tak ada jalan yang terlalu panjang selama ada seorang teman di sampingmu

Monday, February 23, 2009

O Opini


Alhamdulillah.

Rupanya bisa juga posting blog ditengah tuntutan menyetor tesis.. tapi itu sebagai pemicu sebenarnya. Berhubung rada enggan menulis, jadi nulis bahan blog dulu, hitung-hitung pemanasan sebelum bahasan yang lebih serius.. alhamdulillah berhasil menangkal godaan main game, nonton atau tidur ;p

Well, terdapat banyak sekali peristiwa di awal tahun ini, yuk kita lihat apa saja ;

Garis gaza. Akhirnya semua mata dunia bisa melihat apa yang terjadi di sana. Para pemimpin dunia bersuara, Insya Allah semua itu bukan lagi hal yang kecil. Saya pun turut bangga dengan sikap Indonesia dari mulai pemberitaan yang berimbang, dukungan (meski masih) vokal dari pemimpin sampai bantuan kemanusiaan dan kesiapan menjadi pasukan penjaga perdamaian di sana (palestina sangat menyambut kita). Kini, dunia bisa melihat siapa Israel, siapa Hamas dan apa yang mereka bangun di sana. Ada juga yang sudah dengar pidato keras dari PM Erdogan terhadap PM Ehud Olmert mengenai 'gaza holocaust' ini, membuat saya sangat salut padanya.

Obama. Masih saya ingat ketika ia mengucapkan sumpah di acara ‘inaugurasi Obama’, dari awal disorot kamera tak pernah sebelumnya melihat obama begitu gusar bahkan sempat salah mengucap sumpah. Pidatonya, sebagaimana sudah dinanti, memang mengesankan. Optimisme dan harapan serta trust yang jelas ingin ia bangun, namun juga beban berat yang tersirat dari sikap gugupnya. Memangnya mudah menjadi ‘Hero’? Begitu terpilih, ada cela sedikit saja, bisa dengan mudahnya dijatuhkan dalam opini media. Kita harap saja solusi bantuan ekonomi bisa membuat ekonomi amerika bangkit. Bukan pembelaan, hanya saja, adalah realita dengan sistem ekonomi global saat ini, jika amerika jatuh, maka perekonomian dunia akan terseret.. ribuan pengangguran baru dan penutupan cabang usaha amerika bulan lalu cukup sering menghiasi berita di tv.

Jika ingin mengembalikan kesejahteraan umat tentu diperlukan usaha yang lebih cerdas daripada sibuk beropini menjatuhkan ekonomi kapitalis. Sayang sekali sikap obama mengenai perang gaza sangat jauh dari harapan, terang-terangan membela Israel. Sebagai sama-sama kubu yang menang secara demokratis, seharusnya Obama dapat bersikap lebih berimbang terhadap Hamas.. tapi, memang tidak mudah untuk menjadi seideal itu bukan. Mungkin saja Obama sudah paham mana yang benar, tapi karena lingkungannya ia tidak bisa berbuat sekehendaknya, mungkin juga ini sebab ia menjadi gugup waktu inaugurasi.

SBY-JK. Putus nyambung putus nyambung putuss..
Perang iklan antar partai kini yang semakin seru. Iklan-iklan ini bisa bertarif 40 juta- 2M lho untuk biaya pembuatannya saja, belum penyiarannya... Plus perang isu dan komentar untuk menanggapinya. Termasuk SBY-JK ini, bukankah presiden dan wakil sebagai sesama pemimpin pemerintahan harus solid? Cukup kontroversial memang, mengingat mereka juga fungsionaris partai.. coba kalo sudah jadi pejabat lepas dari kepengurusan partai, tarikan dan friksi semacam ini tidak akan ada.

Tapi kalo lihat iklan PKS, saya perhatikan lumayan semakin cerdas sekarang. Awalnya iklan-iklan partai bernomor 8 (di POjok KANan aTAS surat suara) ini iklan-iklannya begitu ’garang’ dan mengundang kontroversi. Mungkin untuk menarik perhatian massa dan peluang diundang tv gratis kali ya (maklum, Partai Kantong Sendiri) ;p

Iklan-iklannya sekarang ada yang ambigu, tapi lebih ke kreatif dan edukatif, mungkin supaya lebih friendly jadi menetralisir dampak iklan sebelumnya yang terlanjur buat PeKaSe jadi bahan omongan. Kalo kata modelnya si (eh, modelnya cantik lho) supaya bisa jadi : Pilihan Kita Semua..

Isu lain yang mengemuka di berita :
  1. Banjir semakin merata di seluruh indonesia, sungai bengawan solo, ciliwung, mahakam meluap.
  2. Ponari, nurrohmah and the magic stones, fenomena kegagalan pemerintah yang dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat miskin. Ponari yang sudah sebulanan tidak sekolah ini menjadi komoditas dagang yang ternyata bisa menghidupi keluarga, minimal 500 juta sudah dikantong, jadi masih perlukah sekolah ? miris
  3. Pesawat amerika menabrak sebuah rumah, sesaat sebelum mendarat. Sekitar 44 penumpang dan 1 orang penghuni rumah tewas. Kematian bisa datang kapan saja, coba apa yang terbayang di pikiran seorang penghuni rumah itu, tiba-tiba saja dihantam pesawat. Semoga kita sampai pada husnul khotimah.
  4. Semakin banyak fenomena alam di indonesia: tanah panas, mata air dan gas panas, dan sumber lumpur (lapindo) baru.. kalo dilihat dari Indonesia yang memang banyak pegunungan vulkanik, mungkin tidak aneh, namun kenapa ya, baru muncul sekarang-sekarang?
  5. Facebook sudah kamamana dan dimamana, tapi untuk saat ini saya tidak akan buat dulu, masih friendster dl. Sorry to dissapoint some of you, many thanks for your opinion.
(tapi ko, dibandingkan tesis, lebih banyak blog yang ditulis ya .. )

The Hidden Touch


Syukur itu bisa kita lakukan dengan menjaga dan memelihara setiap karunia dan sumber-sumbernya. Terdapat banyak kebaikan dari orang-orang yang dapat dikatakan ilmunya atau atau status ekonominya kurang dari kita yang justru menjadi sumber pelajaran bagi kita. Sentuhan-sentuhan tersembunyi ini seringkali baru disadari setelah kita mengadakan kontemplasi, atau justru secara serta merta tanpa orang yang menjadi sumbernya itu menyadari betapa besar makna kebaikan sederhana yang ia lakukan untuk kita.

Apabila kita mengakui bahwa setiap sentuhan itu adalah karunia maka ia tidak cukup sekedar dikenang dan dihormati. Tapi kita perlu menjaga dan memeliharanya,

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih.”


Jika kita berdiri hari ini dalam suatu posisi dan status tertentu tentu itu karena takdir Allah dan ada banyak kebaikan orang yang sejatinya mengantarkan kita pada posisi sekarang ini.
Ulasan ini saya dapat dari Majalah Tarbawi, saya re-pro karena menceritakan salah satu aspek seorang leader humanis yang pernah saya liput sosoknya, yaitu Konusuke Matsushita. Seorang pemimpin yang tidak pernah lupa bagaimana ia sampai pada posisinya saat itu, pula seorang humanis yang egaliter ...

Di tahun 1929, terjadi depresi ekonomi global. Surat saham tak lebih nilainya seperti kertas biasa. Saat itu, General Motors terpaksa mem-PHK separo dari 92.829 karyawannya. Perusahaan besar maupun kecil bangkrut, jutaan orang menjadi pengangguran, dan jutaan lainnya kelaparan. Kepanikan terjadi dimana-mana.

Saat itu, Konosuke Matsushita yang memproduksi peralatan listrik bermerek National dan Panasonic baru saja merampungkan pabrik dan kantor dengan pinjaman dari Bank Sumitomo. Kondisi badannya sering sakit-sakitan akibat gizi yang kurang di masa kanak-kanak, ditambah lagi dengan kerja 18 jam sehari, 7 hari seminggu selama 12 tahun merintis usahanya. Hanya semangat hiduplah yang membuatnya bertahan. (perhatikan, selanjutnya dikisahkan bahwa matsushita baru pensiun di usia 94 tahun).

Dengan punggung bersandar ke tembok rumah, Matsushita mendengarkan perekonomian yang terus memburuk ketika manajemennya datang menjenguk. Namun dengan enteng ia menanggapi, “Kurangi separuh produksi tapi jangan mem-PHK karyawan. Kita akan mengurangi produksi bukan dengan merumahkan pekerja, tetapi dengan meminta mereka untuk bekerja di pabrik hanya setengah hari. Kita akan terus membayar upah seperti yang mereka terima sekarang tetapi kita akan menghapus semua hari libur. Kita akan meminta semua pekerja untuk bekerja sebaik mungkin dan berusaha menjual semua barang yang ada di gudang.”

Matsushita yakin dengan kebijakan yang diambilnya, demi kelangsungan hidup anak-istri karyawannya, akhirnya mampu menghasilkan terobosan yang manusiawi pada masa depresi ekonomi tersebut. Kebijakannya kepada para karyawan mendapat hasil yang manis 16 tahun kemudian, ketika perang dunia II berakhir. Ketika itu Jendral Douglas Mc Arthur yang mengendalikan Jepang, menangkapi semua pengusaha Jepang untuk diadili karena keterlibatan mereka selama perang. Pada kurun 1930-an para pengusaha Jepang, termasuk Matsushita, mendapat tekanan rezim militer Jepang saat itu untuk memproduksi senjata dan logistik militer lainnya. Maka Matsushita ditangkap. Sekitar 15.000 pekerja bersama keluarganaya membubuhkan tanda tangan petisi pembelaan untuk Matsushita. Jendral Mc arthur pun tercengang oleh petisi tersebut dan akhirnya membebaskan Matsushita.

Tidak ada pemilik usaha dan pimpinan industri sebelum perang dunia kedua yang diijinkan Mc Arthur kembali ke pekerjaannya kecuali Matsushita. Dan dia terus memimpin perusahaannya sampai menjadi raksasa elektronik dunia, ia baru pensiun di tahun 1989 pada usia 94 tahun.

Kita mesti belajar untuk lebih menghargai, mengakui, mensyukuri dan menjaga sentuhan-sentuhan yang pernah kita terima. Sebab meski tersembunyi, kita telah merasakan manfaat yang besar dan karena itu kita sampai di sini.

Perasaan bangga diri hanya akan menghalangi kita untuk mengambil banyak kebaikan dari orang lain, sedangkan kesediaan untuk mengakui dan selalu belajar akan memberi kita jalan untuk merenungi kesalahan-kesalahan. Orang yang merasa cukup dengan dirinya sendiri seringkali tak mampu menerima perbaikan-perbaikan yang diarahkan kepadanya karena merasa besar diri..

Semoga kita dapat mengambil hikmahnya ^_^

Saturday, December 27, 2008

Nge-Fesbuk


Lesly.. buruan nge-face book!!

waduh, sarana gaul online apalagi ini? Tertarik pas tri n Pa Arif yang mulai bahas ini, orang2 penting punya, para marketer, blogger n online-ers (bahasa apapula ini :p) sampe menteri juga ada. Oya sempat masuk E-life style metro tv juga, ternyata situs jejaring seperti ini banyak banget, tidak hanya friendster atau hi5. beberapa rekan menyarankan (kalau tidak bisa dibilang fully encouraging) untuk segera membuat face book, ini dia opininya :

Ya seru aja, bisa tahu aktifitas orang/temen

Sarana membangun pasar, untuk personal yang punya perusahaan apalagi bisa buat promosi plus membangun kepercayaan orang

Supaya orang bisa tahu kabar ter-updatemu

Si fulanah aja punya, trus si ini n si itu, masa lesly kagak??

hm.. barangkali alasan saat ini lebih karena mengikuti kata guru saya, Mr. Sherlock Holmes, " Lesly, ga usah semua kamu ambil, nanti hal lain yang lebih penting ga bisa masuk ke otakmu, hayo.. tesismu udah berapa halaman? Trus itu partner2 mu ga nge-face book juga masih bisa konek. Nanti otakmu kepenuhan, kudu update terus pula. kumaha?"

Begitu kata Mbah Sherlock, bagaimana kawan? ada saran lagi saya nge-face book atau ga ?


Sunday, December 14, 2008

AIDS n Drugs, so close..

Sambil mengerjakan PR, ngupingin Kick Andy di Metro TV.. cuma saya sedang malas browsing data pelengkap, jadi reportasenya pake kamus “Saka” saja alias Sakainget hehehe..

Terapi metadon

Metadon adalah suatu opiat sintetik, bersifat seperti heroin dan morfin, sehingga dapat menjadi pengganti kedua narkotik tersebut atau lazim disebut sebagai terapi pengganti. Kelebihan metadon adalah dapat diberikan secara oral sehingga dapat menghilangkan risiko penularan penyakit AIDS lewat suntikan. Dari Riset S3 ibu Beby Jim sebagai narasumber, sebanyak 50% pecandu narkoba adalah pemakai jarum suntik, dan 80% pemakai jarum suntik terinfeksi AIDS. Metadon diserap dengan baik secara oral dan memberikan efek yang cukup selama satu hari. Dosisnya juga dapat diatur sehingga pecandu terhindar dari overdosis. Selain itu, metadon juga aman untuk ibu hamil.

Ibu hamil penderita AIDS berkesempatan melahirkan bayi normal sehat. HIV ditularkan selama kehamilan, saat proses kehamilan (terutama secara operasi), dan ketika menyusui yang semuanya dapat dicegah. Ini hal yang baru saya tahu lho...

Metadon dapat diberikan di puskesmas. Calon terapi metadon dirujuk ke dokter terlebih dahulu dan diberi resep. Antrian metadon ternyata cukup banyak, dan tempatnya terbuka. Ini menunjukkan bahwa pasien narkoba juga sama dengan pasien-pasien lainnya. Perlu ditekankan bahwa mereka bukanlah kriminil melainkan korban. Dan memang kebanyakan pecandu narkoba-AIDS demikian. Ini juga melatih pasien terapi metadon untuk lebih ’sosiable’ dan optimis pada peluang kesembuhan. Pasien juga disarankan menjalani hidup sehat. Makan yang bergizi dan berolah raga seperti halnya orang sehat.

Demikianlah mitos AIDS penyakit mematikan (jiwa raga) sebenarnya bisa dibantah.

"Siapa emang lo, yang belum merasakan dunia pergaulan narkoba, berani ngomong begini? Lo ga tahu sih rasanya!"

Barangkali itu yang akan dikatakan oleh pecandu narkoba-penderita AIDS kepada orang yang berulang memasukkan mereka ke rehab namun gagal, atau yang bisanya ngomong doang kaya saya. Seorang mantan pecandu, namanya Sekar Wulan dari LSM STIGMA, ternyata serius menanggapi kata-kata tersebut, yang dilontarkan ketiga saudara laki-lakinya yang ternyata pecandu, penasaran kenapa mereka ga sembuh-sembuh, malah memancing wulan menjadi pecandu, namun alhamdulillah dia bisa menunjukkan kalau pecandu bisa sembuh, bahkan berbuat lebih lewat LSM yang dirintisnya. Muda dan berkontribusi, plus cantik, keren lah..

Atleast, semoga tulisan ini bisa menjadi ’echo’ dari para dokter, LSM, keluarga, dan ribuan bahkan lebih pecandu yang dapat sembuh dari narkoba. Mereka bisa sembuh, dan kembali memaknai hidup, bahkan dengan cara yang orang sehat sekalipun belum bisa. Juga kepada yang bukan pecandu, bahwa hal ini riil terjadi di sekitar kita, maka jika ada peluang untuk berbuat, bersegeralah...!

Di akhir tulisan ini…
Aargh.. saya lupa mengakses kickandy.com dan melewatkan peluang berburu buku ‘It Happened to Nancy’ .

Ha ha

Wednesday, December 3, 2008

nge-bisnis restoran yuk

Industri makanan merupakan bisnis yang paling besar di dunia dari skala sembako sampai soft drink, pedagang cendol sampai restoran high class dengan view’ Bandung at night’. Industri makanan atau bisnis kuliner sering menjadi pilihan karena sirkulasi uangnya yang cepat dan margin-nya yang besar.
Seorang Turn Over Hotel & Restaurant Consultant mengatakan bahwa nilai suatu makanan adalah pada suasana yang didapatkan ketika seseorang menyantapnya. Sebagai contoh, segelas bandrek yang disajikan gerobak tukang depan rumah dengan yang di ‘Kampung Sampireun’* tentu memiliki harga yang jauh berbeda, bahkan bisa mencapai 20 kali harga dasarnya. Jika suatu santapan dapat memberikan nuansa yang berbeda atau pleased the consumer maka ia berhak dihargai lebih, dan bentuk penghargaan ini tidak hanya dalam bentuk uang. Seperti misalnya rumitnya etika perjamuan teh tradisional jepang yang menuntut pengetahuan dan kesabaran pelaku sebelum mengecapnya. Kalau kata iklan rokok, ‘Lebih punya taste!’?>?>?>
Keuntungan menggiurkan ini tidak lantas menyebabkan setiap yang berbisnis makanan akan menjadi sukses. Terdapat beberapa hal yang dapat menjadi patokan dasar sebelum memulainya, yang lebih umum kita kenal sebagai marketing mix atau bauran pemasaran yang terdiri dari 4 P (Product, Price, Place, Promotion).
1. Product, jualan
Dalam bisnis restoran, keseluruhan adalah aspek dari produk. Karena usaha makanan juga menjual jasa dan nuansa ketika makan. Dari segi produksi, makanan harus segera disalurkan ke konsumen. Masa tunggunya harus singkat karena hal ini menentukan kualitasnya.
Jenis makanan yang dipilih harus memiliki rasa yang berbeda atau keunikan. Jika itu berupa makanan umum misalnya bakmi, maka harus berbeda dari aspek rasa maupun penyajiannya dibandingkan bakmi yang lain. Kebersihan dan keapikan pemilik restoran kerap kali juga menjadi pertimbangan calon konsumen. Display makanan dan resep yang diunggulkan juga perlu dievaluasi secara berkala supaya konsumen tidak bosan.
2. Price, harga
Harga makanan yang disajikan tentu harus relevan dengan keuntungan yang diterima konsumen. Dalam menentukan harga, kita dapat mengambil dasar harga produksi (Production Cost based pricing) kemudian menetapkan marjin yang realistis berdasarkan ketertutupan modal. Biasanya acuan ini diambil untuk makanan yang biasa dibeli dalam nominal besar dan rutin. Kita dapat pula menentukan konsumen yang akan disasar baru kemudian menentukan harga (Consumer based pricing) dengan cara menyajikan makanan biasa dengan kemasan luar biasa. Dalam hal ini harga produksi menjadi kurang relevan, karena konsumen jenis ini justru lebih percaya dengan harga yang mahal dan kemasan elit sebagai penentu kualitasnya. Acuan lain adalah berdasarkan harga produk pesaing (Competitor based pricing), jika kualitas dua produk sama maka harga akan menjadi pertimbangan utama calon konsumen.
3. Place, lokasi
Persamaan industri kuliner dengan properti ada tiga yaitu : lokasi, lokasi dan lokasi. Makanan memang kebutuhan pokok, namun bahkan konsumen memiliki ratusan alasan memilih makanan, sembako atau kudapan after lunch. Yang jelas ia harus mudah dijangkau. Pengecualian berlaku pada restoran yang sengaja dibuat terpencil dengan pemandangan luar biasa atau ke-khas-an lain karena ia menjual lebih dari makanan. Namun sebagian besar industri makanan sukses banyak mengacu pada lokasi yang mudah diakses konsumen. Hal-hal berikut dapat menjadi pertimbangan dalam memilih lokasi usaha makanan :
  1. Ketahui sejarah lokasi tersebut. Pastikan tempat yang dipilih tidak memiliki sejarah perampokan, pencurian, dan kekerasan lainnya
  2. Pelajari kemungkinan perkembangan wilayah tersebut. Prospek wilayah dalam jangka panjang sering diabaikan padahal bisa menjadi investasi masa depan
  3. Amati akses transportasinya. Ketahui sistem transportasi dan kemungkinan pengembangannya. Sejumlah pengusaha makanan bahkan sengaja membuat jalan khusus atau membuat layanan delivery
  4. Ketahui penghuni mayoritas lokasi tersebut. Penduduk mayoritas menjadi pertimbangan penting karena dapat menjadi sumber konsumen, maupun sumber tenaga kerja. Baik dari aspek kepadatan, behavior/culture, maupun tingkat ekonominya. Terlebih lagi, mereka diharapkan dapat menerima dengan baik usaha kita. Jadi cobalah bersahabat dan mengamati lebih banyak
  5. Ketahui tentang fasilitas air, listrik, dan telepon. Hal ini vital untuk kelangsungan usaha restoran. Apalagi usaha restoran setiap saat memerlukan air untuk memasak dan mencuci piring
  6. Mudah dilihat dan mudah dicari. Carilah lokasi di pinggir jalan dan selalu ramai dengan orang yang lewat
  7. Arena parkir. Terutama di daerah perkotaan, arena parkir yang luas dan memadai juga aman selalu menjadi pertimbangan khususnya untuk restoran besar
  8. Sesuaikan dengan jenis usaha. Untuk usaha catering biasanya lokasi tidak menjadi pertimbangan utama karena dapat mengantarkan layanan antar, sementara akses dapat tetap terjamin. Sementara outlet makanan ringan seringkali mobile ke tempat keramaian, menjadikan kendaraan lebih utama daripada lokasi permanen
4. Promotion
Tanpa promosi, perusahaan akan sulit mencapai puncak penjualan. Semakin banyak orang yang tahu restoran kita, semakin besar kemungkinan mencapai puncak penjualan. Bahkan konsumen dapat menjadi media promosi yang efektif. Dalam usaha makanan ada mitos,- yang juga dikukuhkan oleh riset pasar, bahwa 1 orang konsumen puas akan merekomendasikan produk ini kepada minimal 25 orang selama hidupnya, demikian pula jika 1 orang konsumen kecewa, ia akan menceritakan kepada minimal 25 orang seumur hidupnya.
Dalam setiap media promosi hendaknya disertai komunikasi yang jelas penting dan beda, sehingga konsumen dapat ’teredukasi’ dengan baik, paham dan tertarik. Berikan bukti bukan janji, testimoni konsumen orang penting juga dapat menjadi daya tarik yang efektif.
Sebenarnya terdapat 1 lagi ’P’ yaitu People. Siapa yang digaji adalah lebih penting daripada berapa mereka digaji. Jika kita menempatkan orang yang tepat, maka akan lebih mudah dalam menentukan arah dan keputusan yang tepat dalam usaha apapun. Alangkah merugikannya jika kita menempatkan pegawai dengan attitude yang buruk atau tidak terlatih dalam menghadapi konsumen.
Untuk memulai usaha kuliner dari aspek manajemen sebenarnya tidak terlalu rumit, tentu disesuaikan dengan skala usahanya. Minimal manajemen yang diperlukan adalah manajer utama dan pemasaran serta koki yang handal. Keterampilan koki yang perlu dipertimbangkan manajemen adalah meliputi kemampuan memasak, pengetahuan menu dan budgeting makanan, kebersihan dan keapikan dalam mengarahkan asisten masak, serta yang paling penting adalah kejujuran dan ketulusan dalam memasak. Apa yang datangnya dari hati akan sampai ke hati konsumen kan.
Perencanaan adalah 50% kunci keberhasilan, setelah 5P dan rencana manajemen, hal berikutnya adalah perencanaan finansial yang matang. Sesederhana apapun siapkanlah perhitungan anggaran belanja, biaya operasional bulanan, biaya non operasional, penggajian, alokasi promosi, dan perhitungan laba. Terbiasalah memisahkan uang perusahaan dan pribadi serta disiplin dalam pencatatan, usahakan efisiensi dan efektifitas dalam segala aspek. Laba dapat datang tidak hanya dari peningkatan penjualan namun juga dari pemangkasan ketidak efisienan.
Usaha kuliner memang selalu menarik. Dari ibu-ibu, mahasiswa sampai insinyur dapat melakukannya, namun ketekunan dan kecintaan pada profesi ini serta keinginan untuk membahagiakan konsumen dengan masakan kita adalah filosofi mendasar yang dapat mempertahankan usaha kuliner jangka panjang.. Selamat mencoba.

Bagaimana jika kita dihadapkan pada sebuah usaha kuliner yang sudah berjalan namun memerlukan perbaikan atau re-manajemen ?
Hal ini dapat menjadi perbincangan yang lebih seru, kita bahas lain waktu ya... ^_^

Reff :
Asyiknya Berbisnis Restoran. Dr. Ir. H. Wahyu Saidi, M.Sc.
Good to great, Jim Collins.
?>?>?>Blue Ocean strategy, Kim Mauborgne
*Suatu resort wisata berkelas di Garut, Jawa Barat

Sunday, October 26, 2008

Filosofi 'Nyaris'


Bagaimana Son Go Ku atau Bezita bisa mencapai derajat power Saiya atau Super Saiya Man?

Ya, mereka akan meraih kekuatannya setelah terdesak hingga nyaris mati, babak belur, dan tak bisa bangkit. Hingga yang tertinggal hanyalah semangat dan hasrat kemenangan yang menggebu, bahwa jika ia kalah ia tidak dapat menyelamatkan dunia. Semangat itu meletupkan energi dan memberinya kekuatan. Serta merta Son Go Ku bangkit dengan Kamehameha* yang lebih dahsyat.

Penonton yang harap-harap cemas pun menjadi lega bercampur bangga melihat superhero-nya meraih kemenangan dalam pertempuran.

Semakin jauh dipelajari, cerita dalam fiksi jepang karya Akira Toriyama yang pernah menjadi bestseller internasional ini juga banyak ditemukan dalam kehidupan nyata.

Salah seorang konsultan personalia perusahaan mengusulkan pada karyawan, bahwa jika mereka dihadapkan pada tawaran job yang tingkat kesulitannya berada di atas mereka, jangan serta merta menolak. Hal-hal berikut dapat menjadi alasannya :

1. Tawaran tersebut dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang akan memberikan kesempatan karir yang lebih besar,

2. Bisa jadi pihak perusahaan ingin menyaring karyawannya yang qualified sehingga dapat lebih dipertimbangkan ketika perusahaan dalam kondisi kritis atau ketika hendak terlibat dalam proyek-proyek yang lebih penting lainnya,

3. Tantangan atau hambatan itu selalu ada, itu sudah menjadi konsekuensi perubahan dan orang yang ingin maju

4. Dengan mempelajari diri dan pengalaman kita dapat mengetahui kapasitas standar dan berapa kali effort yang dibutuhkan untuk menyelesaikan job tersebut

5.Dalam kondiri kritis, namun ingat, bukan tergesa-gesa/deadliner, orang akan menjadi lebih kreatif. Kebiasaan tergesa-gesa sesungguhnya justru membunuh kreatifitas dan menghilangkan ketenangan batin, jadi jangan suka menunda pekerjaan.

6.Pikirkan aneka suplemen dan personal back up yang dibutuhkan hingga terlihat impossible is nothing dalam mengerjakan tugas tersebut,

7. Kepercayaan diri karyawan akan jauh meningkat setelah sanggup melakukan hal yang awalnya terlihat tidak mungkin untuk dikerjakan.

Seorang mentor bisnis pernah berkata bahwa terdapat dua alasan seseorang berbisnis. Yang pertama adalah karena ia mempunyai misi, impian maupun tekad. Impian itu begitu kuat tervisualisasi dalam hati dan pikirannya sehingga ia bersungguh-sungguh mengejarnya dan bertahan apapun hambatannya. Alasan kedua dalah bakat, bakat ku butuh maksudnya, alias karena desakan kebutuhan untuk hidup. Makan. Dalam kondisi sangat butuh, seseorang sudah tidak lagi mempertimbangkan rasa malu dan menjadi lebih peka terhadap peluang yang ada. Jika ia masih percaya Tuhan dan bahwa rejeki itu tidak akan tertukar, niscaya akan selalu ada hari esok untuknya. Selanjutnya yang diperlukan adalah kreatifitas dan daya ekspansi.

Sebetulnya ada satu lagi alasan, yaitu karena kebetulan, - kebetulan ada yang mau beli, kebetulan ada teman yang mengajak, malah jadi keterusan. Namun sebenarnya, kuncinya lebih pada pilihan yang ia ambil, yaitu untuk mengikuti peluang tersebut atau tidak.

Perihal ‘Nyaris’ ini juga dapat kita temukan ketika masa orientasi sekolah atau jurusan. Di balik segala persepsi negatif mengenai OSPEK in, terdapat hal yang menarik atau hikmah, diantaranya adalah peserta akan menjadi lebih tahu karakter, baik diri maupun orang lain. Misalnya ketika dihadapkan pada tugas kelompok, ketika mengambil keputusan dan ketika dalam kondisi terdesak. Biasanya kemampuan dan karakter sebenarnya akan terlihat, yang belum diketahuinya sekalipun.

Sehingga dalam kondisi nyaris jantungan, nyaris pingsan, nyaris tidak tidur, nyaris kelaparan, nyaris bonyok, - terdapat jejak-jejak kemenangan dan karya kita. Khususnya menang terhadap diri sendiri. Toh kita masih berdiri hingga saat ini, itu menunjukkan bahwa kita memang bisa.

Seorang biker pernah bercerita bahwa ia nyaris bertabrakan (bahkan pernah) berkali-kali. Namun pengalaman tersebut melatih kewaspadaan, kesadaran dalam berkendara, serta kepekaannya ketika berhadapan dengan kondisi yang dapat memicu tabrakan, bahkan dari faktor eksternal sekalipun. Kuncinya ada dua, yaitu tawakal dan jangan kapok.

Menarilah dan terus tertawa

meski dunia tak seindah surga

bersyukurlah pada Yang Kuasa

cinta kita di dunia

selamanya

(Nidji-laskar pelangi)




Wednesday, October 22, 2008

Building the character




watch what you think
because he will become what you say

watch what you say
because he will become what you do

watch what you do
because he will become your habits

watch what your habits
because he will become your character

watch what you read, hear, feel, and approach
because he will be the source of thoughts.

do not limit yourself
because the fence is the only one that you created yourself

do not worry about others and your environment
because the only enemy is inside you

do not complain
because of your ways today's your choice

adults
can choose and be responsible for the choice


There are three things in life that must be learned:
1. ability to manage ourselves
2. ability to manage others
3. ability to manage financial

people are living longer than his age
is a person who is the sun for themselves and those around

Thursday, August 21, 2008

Diorama Sang waktu




Jika waktu dapat berkata.. mungkin ia akan mengucap:
Wahai manusia, betapa takut engkau akan hari esok seandainya engkau mengetahui begitu berartinya apa yang kau perbuat hari ini terhadap esokmu

Dan manusia terus berlalu tanpa menyadari sang waktu terkekeh melihat kelakuannya
Wahai manusia, kukalahkan engkau
jika engkau bangkit, maka itu sudah terlambat
Senja-Nya akan terlanjur datang
Dan engkau akan mengeluh menyesal,
Bukan main puasnya aku.. melihat kau tertinggal


Dan kala manusia berujar segala tuduhannya terhadap waktu, sang waktu pun menyatakan pembelaannya :
Aku adalah pedang,
di tangan siapa aku ada,
terhadapnya aku patuh..
maka kini hanyalah tinggal urusan engkau dengan hawa nafsumu..
yang membuat aku berharga adalah jika engkau memegangku dengan amanah
karena malu terhadap sang Khaliq