Pages

Tuesday, July 27, 2010

Kultum Ramadhan

Rasulullah SAW bersabda: Hendaklah kamu sentiasa perbaharui iman kamu. Para sahabat Rasulullah SAW berkata 'Wahai Rasulullah SAW, bagaimanakah kami perbaharui iman kami? Rasulullah SAW menjawab 'ucapkanlah Laailaha illallah sebanyak-banyaknya". (HR. Imam Ahmad)

Demikianlah, dalam hidup kita ini ada debu-debu yang hinggap dalam akidah kita. Ada penyakit-penyakit jiwa yang hinggap di hati kita. Oleh karena itu ada kata istigfar, yang bermakna di antaranya memperbaiki dan memperindah. Dan Ramadhan adalah bulannya taubat yang di dalamnya penuh akan keutamaan perbaikan (diri).



Wednesday, July 21, 2010

Meluruskan Arah Kiblat


Seberapa pentingkah bagi kita untuk meluruskan arah kiblat kita ?

Shalat dengan mengarah ke kiblat merupakan 1 di antara 5 syarat sah shalat (Masuk waktu shalat; suci dari hadast; suci badan, pakaian dan tempat; menutup aurat; dan menghadap kiblat). Artinya termasuk hal yang harus dipenuhi sebelum kita shalat. Jika tidak, maka shalat kita dianggap tidak sah. Saat kita di dalam masjidil haram maka shalat kita menghadap ke ka'bah. Jika berada di luar masjid, menghadap ke masjid. Jika berada di luar kota, maka shalat menghadap ke tanah suci makkah (3 kaidah terkait menghadap kiblat sebagai shalat sah shalat menurut madzhab syafi'i).

Tuesday, July 13, 2010

Satu episode sebelum shalat berjamaah

Menjelang isya, kami bersiap untuk shalat berjamaah. Alhamdulillah untuk subuh dan isya bisa rutin berjamaah, membuat terasa sekali dahsyatnya menggenapkan setengah dien, karena itu juga berarti melipatgandakan pahala menjadi 27 kali lipat.

'Hik'ap!'
Suara aneh itu tidak sadar kusuarakan. Suamiku tampak bersiap untuk iqomat

Thursday, July 8, 2010

Fitur Baru Blogspot

Wah, blogspot cukup fasilitatif juga, karena bisa menampung aspirasi para penggunanya. Kali ini tambah banyak alternatif desain blog nya. Sementara untuk mencari desain blog dari website lain masih kurang praktis (untuk saya). Mudah-mudahan bisa dilengkapi lagi dengan gadget dan perbaikan aplikasi lainnya.

Alhamdulillah jadi bikin semangat menulis dan tambah kreatif lagi ...

Monday, June 28, 2010

Kisah-kisah Muslimah Indonesia di Jepang










Banyak kisah yang ingin dibagi selama saya tinggal di sini, namun banyak pula kisah yang serupa yang menjadi bahan pelajaran, dan penulis-penulisnya menjadi guru bagi saya dalam menjalani keseharian selama di sini. Jadi sepertinya banyak referensi kalau pembaca yang budiman menanyakan bagaimana kehidupan saya di sini. Tapinya lagi, tidak juga disimpulkan bahwa yang saya alami di sini, "gitu-gitu aja". Oleh karena itu, postingan tentang Jepang di blog ini saya muat yang saya pikir berbeda untuk ditampilkan. 

Alhamdulillah, akhirnya saya menemukan E-Book tentang muslimah Indonesia yang tinggal di Jepang, 'Menyemai Cinta di Negeri Sakura', saya bagi link nya di sini.

Monday, May 31, 2010

Aku dan Nihon go (bahasa jepang)


Alhamdulillah, tiba saatnya episode baru dalam kehidupanku, menikah dan tinggal di negeri asing, Jepang. Jadi banyak cerita yang terlewat nih. Namun, insyaalloh masih ada waktu untuk menuliskannya nanti. Saat ini ingin mengangkat topik tentang multibahasa dulu.

Dalam suatu seminar para pakar neurosains yang diadakan di London pada tanggal 13 Oktober 2004 lalu, sebuah tim peneliti dari University College London mengumumkan hasil penelitian tentang efek bilingualisme terhadap perkembangan otak. 'Mempelajari bahasa kedua selain bahasa ibu dapat mengubah struktur anatomi otak,' papar Andrea Mechelli, salah satu anggota tim peneliti tersebut.

Thursday, December 17, 2009

Mantra


Kang arfi punya mantra sebelum naik panggung atau ngisi training :
  1. Bismillah,
  2. Berdoa robbisyrohli shodri, wa yasirli amri, wahlul uqdatal millisaani yafqouli. “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku,”(Thaha (20) : 25–28),
  3. Ucapan self affirmation, dan
  4. Takbir.

Saturday, October 24, 2009

Entrepreneurship & Team building


Peter Drucker, maha guru manajeman modern menyatakan bahwa era ekonomi yang berdasarkan manajemen telah berakhir, dan kita sekarang bergerak ke era ekonomi yang berdasarkan kewirausahaan. Alasannya adalah karena manajemen selalu berorientasi pada pola pikir yang rasional supaya organisasi (ekonomi) dapat survive. V Winarno Ph.D, Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jakarta mengidentikan pola pikir ini dengan birokrasi, ketertiban dan aturan dan prosedur sehingga tak jarang membuat organisasi lambat dalam menjawab perubahan. Sehingga tidak memuaskan pelanggan dan akhirnya merugikan organisasi. Sementara pada pola pikir berdasarkan kewirausahaan, setiap orang bebas memproduksi inovasi dan mendapat kesempatan untuk memberikan yang terbaik dengan cepat.

Kewirausahaan adalah sebuah virus. Cukup 2 jam mempelajari atau memikirkan kewirausahaan atau bisnis atau entrepreneurship setiap hari. Dalam 3 tahun sudah setara dengan MBA darimana saja dasar pendidikan formal yang diambil sebelumnya. Tentu saja, dengan dibarengi dengan Action. Kata orang bijak Knowing is nothing, but aplying what you know is everything. Tahu saja bukan apa-apa, tetapi melakukan apa yang diketahui adalah segalanya.

Demikian halnya dengan kewirausahaan. Ia akan menjalani boosting atau percepatan jika bermula dari sebuah tim, untuk membentuk suatu usaha akan lebih mantap dan siap jika ada Think Tank didalamnya. Ia memikirkan rencana strategis untuk mem-boosting kesukesan tim dan pandai melihat peluang penting dan mengejarnya apapun konsekuensinya. Sehingga terkadang agresif dan kurang perhitungan, maka ia memerlukan penyeimbang dalam timnya.

Sebuah tim juga memerlukan orang-orang dengan karakter Teknis, tidak banyak berpikir namun cergas bekerja, dan tekun. Ialah yang pertama kali menemukan hambatan di lapangan, dan mampu mengkomunikasikannya ke manajemen, ia menjaga kontinuitas aktivitas kerja tim dan sigap dalam menghadapi masalah di lapangan.

Satu karakter lagi yang diperlukan dalam tim adalah tipe Analitis Melankolis alias sekretaris, namun lebih dari itu, ia adalah orang yang paling rajin dan tegas dalam pembukuan dan keuangan, ia memisahkan urusan pribadi dan bisnis, mendokumentasikan riwayat tim dan usaha serta merencanakan dan mengejawantahkan masukan Think tank mengenai keberlangsungan tim dalam bentuk data dan analisis taktis. Ialah penyeimbang Think tank, mengomunikasikan masalah orang teknis dan menggabungkan keduanya menjadi analisis terukur sehingga menjadi nyata. Hal ini tidak berarti sebuah tim haruslah 3 orang yang memenuhi masing-masing kriteria tersebut, bisa saja lebih atau hanya 1 orang saja, yang jelas seiring berjalannya waktu salah satu karakter akan menonjol dan mendominasi tim dengan caranya masing-masing.

Sungguh, sebuah tim bukan hanya merupakan tempat tumbuhnya orang-orang baik, namun juga orang-orang hebat.

Percayalah, ada orang yang sungguh peduli padamu

Ingin kuutarakan pada dunia

Betapa aku menyayangimu

Betapa, jika aku bisa, ingin kuringankan bebanmu

Ingin kuberikan secercah asa yang mengulas senyum bahagia di wajahmu

Mengapa kau tak lepas beban itu?

Mengapa tak kau hentikan gundahmu dan mulai menatap masa depan?

Mengapa tak kau lepas beban di hatimu dan mulai melangkah pasti?

Utarakan apa yang bisa kubantu

Utarakan apa yang kau inginkan

Karena takdirmu ada pada genggaman tanganmu

Dan Tuhan sesuai prasangka hamba-hamba Nya

Sungguh,

Uhibbukifillah ya ukhti ...

Monday, September 7, 2009

Beda


Adakah yang membedakan antara orang yang bergerak dan orang yang diam? Kurasa mereka yang bergerak, berkarya, berjuang, pun bertahan adalah benar-benar menarik semesta untuk mengelilinginya.

Adakah beda antara mereka yang berbicara dan mereka yang diam? Terkadang orang tidak tahu betapa banyak orang lain yang menanti ucapan mereka, menanti ilmu mereka untuk diamalkan, menanti nasihat dari hati yang bersih, dan menanti dukungan terhadap kebaikan. Maka tetaplah benar ketika dikatakan lisan lah yang dapat menggelincirkan diri kepada kesombongan dan kekufuran, itulah saat diam menjadi emas. Namun haruskah kita diam ketika kemaksiatan di hadapan mata, ketika umat menanti para pemimpin, dan pembawa perubahan?

Ada pula yang bergerak dalam diamnya, amal-amalnya yang berbicara. Tak jarang yang memilih diam karena tak mau mengambil risiko, bermain aman. Tak ingin menyinggung maupun memberikan apa yang bukan kewajibannya.

Kukatakan, adalah fitrah manusia untuk mengarah dan mengarahkan kepada kebaikan, serta memperbaiki yang belum benar. Hanya saja adakalanya keburukan itu begitu banyak sehingga menjadi kewajaran dan ambang kebenaran yang baru. Sering pula diam, cuek, dan apatis menjadi logika yang dimaklumi dan membudaya, dari hilangnya sopan santun sampai diamnya sikap terhadap suatu kejahatan karena merasa ‘Itu tanggung jawab orang lain, polisi atau siapa lah, dan bukan tanggung jawabku’.

Kuyakin itu hanyalah produk, yang telah mengalami olahan budaya sehingga menjadi sedemikian. Toh masih ada wajah murah senyum, tetangga yang saling mengenal dan berkunjung, serta orang yang mau susah payah menunjukkan jalan ketika kita tersesat.
Maka kusimpulkan, pada dasarnya setiap orang itu adalah baik.

Jika saja semua orang menyadari ada banyak kebaikan dalam dirinya yang dapat mengubah dunia ini menjadi lebih baik, tentu akan lebih banyak orang yang bergerak, dan menebarkan manfaat. Bukankah, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia (dan makhluk) lainnya.