Pages

Thursday, March 20, 2008

10 Syarat Studentpreneurship


Oleh Daniel Jimenez, Managing Editor, YOUNG MONEY

Pernahkah Anda memimpikan memulai perusahaan sendiri dan menjadi bosnya? Anda tak perlu menjadi mahasiswa sekolah bisnis terkenal untuk menjadi pengusaha yang hebat. Semua yang Anda butuhkan adalah ide yang baik, etos kerja yang kuat, dan hasrat menggebu untuk mencapai cita-cita.

Ketiga hal ini merupakan bukti paling kuat yang telah disimpulkan pada konferensi tahunan ‘College Entrepreneurs’ Organization (CEO) di AS. Lebih dari 1000 mahasiswa pengusaha berkumpul di Chicago untuk menjalin jaringan dengan para partisipan, mendengar ceramah dari para pemimpin bisnis, mengikuti workshop dan berkompetisi meraih penghargaan.

YOUNG MONEY menanyakan beberapa pengusaha muda untuk berbagi pelajaran yang mereka dapat selama kegiatan tentang bagaimana menjadi mahasiswa pengusaha ;

1) Motivasi yang kuat: Adalah lebih mudah bagi pengusaha muda untuk termotivasi memulai bisnis ketika mereka bertemu pendahulunya yang sudah sukses. “Pengusaha sukses ada di mana-mana selama konferensi ini, beberapa bahkan lebih muda dari saya!” ujar Dan Mulka, anggota senat mahasiswa di Grand Valley State University. “Jika mereka bisa sukses, mengapa saya tidak ?”

2) Inovatif: Inspirasi hadir dalam banyak cara. Inovasi lahir sebagai akibat adanya transfer ilmu pengetahuan. Jika kau mengubah sudut pandangmu dari berbagai sisi, maka kau akan mendapatkan begitu banyak hal yang menarik dan memiliki peluang bisnis.

3) Carilah Mentor: Saya sangat percaya bahwa mentoring yang solid merupakan hal utama dalam mencapai kesuksesan sebagai pengusaha.”, Ujar Ryan J. Blair, pemilik PathConnect, perusahaan online network yang bertujuan menghubungkan para mentor dengan pengusaha muda yang memerlukan dukungan dan bimbingan. Siapapun yang berorientasi bisnis memahami bahwa kita tidak dapat serta merta membatasi dunia luar dan meniti jalan karir sendiri. Adalah dengan belajar dari kesuksesan dan kegagalan orang lain, serta memperhatikan arahan para perintis bisnis dan mentor, sehingga saya dapat meraih profesionalisme dan pemenuhan pribadi dengan nilai tertinggi seperti saat ini..” lanjutnya.

4) Buatlah pengalaman: Bekerja dalam perusahaan yang berorientasi kewirausahaan merupakan cara terbaik untuk membangun relasi dan mempelajari tahap-tahap menuju sukses, nasihat Ryan Allis, penemu dan pemilik Broadwick Corp., provider software berbasis email newsletter di Carolina utara. “Saya bekerja dalam perusahaan wirausaha milik senior saya yang memulai modal dari nol hingga mencapai $1 juta dalam penjualan selama 14 bulan. Tanpa pengalaman itu, saya pasti akan jauh lebih bodoh ketika memulai perusahaan saya sendiri.“

5) Carilah kebebasan finansial: Satu dari keuntungan potensial kewirausahaan adalah memiliki kesempatan untuk mencapai kemandirian finansial. Menurut Roman Brzozowski, Penemu dan Presiden Extreme Auto Detailing Service di Plainfield, Kunci mencapai kebebasan finansial adalah dengan memahami definisi orang kaya mengenai ‘aset’, investasikan, beli atau ciptakan aset-aset itu. Makna sebenarnya dari ‘aset’ adalah sesuatu yang memberikan uang ke dalam sakumu ketika Anda bekerja ataupun tidak. Kunci kebebasan finansial adalah untuk memliki lebih banyak aset dibandingkan ‘kewajiban’ dan menghabiskan lebih sedikit daripada yang dihasilkan.”

6) Bangunlah tim yang HEBAT: Brzozowski percaya bahwa pengusaha harus pertama kali membangun tim bisnis yang solid di sekitar mereka untuk sukses. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengetahui dari para pendahulu dalam bisnis yang Anda geluti mengenai referensi karakter/pihak yang dapat dijadikan rekan. Anda dapat juga menanyakan profesor di kampus jika mereka memiliki siapapun yang dapat mendukung Anda. Hingga acuan yang paling akhir, bisa saja dengan mencari di buku telepon Anda.”

7) Act Now: Perencanaan yang baik adalah penting namun hati-hati jika menunggu terlalu lama untuk memulai usaha Anda. Saya melihat begitu banyak calon pengusaha muda dan tua yang memiliki ide –ide bisnis yang hebat namun tak pernah bergerak. Mereka takut untuk keluar dari posisinya. Berhentilah berencana, dan segeralah bergerak! Mulailah hari ini dan seiring perjalanan, Anda akan menemukan relasi baru dan pengetahuan yang akan membuat Anda menggelinding seperti bola salju, maju dan terus membesar, menuju cita-cita akhir Anda. “

8) Network: Mengembangkan relasi bisnis merupakan aspek yang sangat penting, bahkan jika Anda belum siap memulai suatu perusahaan saat ini. Menurut Danielle Alexander, mahasiswa MBA di Rollins College Winter Park, Mungkin Anda ingin bekerja untuk sebuah perusahaan kecil atau suatu lingkungan beriklim wirausaha dengan anggota 10 hingga 35 atau 50 orang untuk memahami hal-hal apa saja yang terjadi dalam lingkungan seperti itu. Satu hal yang Anda perlukan adalah mendekati pihak-pihak terkait perusahaan atau lingkungan ini yang menerima mahasiswa untuk magang atau bekerja.” (atau bisa juga menghadiri gathering, seminar, dan training para pebisnis. #Pent.)

9) Berlatih kepemimpinan: Sebagaimana kata mereka, pemimpin hebat itu dibentuk, bukan dilahirkan. Aturan yang sama juga berlaku dalam dunia bisnis, jelas Jon Curran, mahasiswa MBA di Rollins College. “Kepemimpinan bisnis dalam banyak hal lebih menyerupai seni daripada ilmu pengetahuan,dan merupakan sesuatu yang harus dibangun melalui latihan. Berperan sebagai CEO merupakan cara ‘aman’ untuk melatih keterampilan ini sebelum Anda keluar dan menghadapi tantangan yang lebih berat.

10) Belajarlah menyelesaikan masalah: Banyak perusahaan mencari pegawai yang berorientasi wirausaha ketika dihadapkan pada kendala bisnis yang memerlukan solusi cerdas kreatif dan dapat dikembangkan. Menurut Steven Ventura, dosen manajemen SDM di Eastern Michigan University. “Saya belajar untuk menjadi lebih independen ketika berhadapan dengan masalah yang harus saya selesaikan. Saya dapat memunculkan solusi baru yang sama sekali tidak terdapat dalam manual namun dapat mengikuti aturan bisnis yang kami butuhkan untuk tetap bertahan.“

© 2005, InCharge® Education Foundation, Inc. All rights reserved.

Translated to Bahasa by. Lesly Septikasari Rustandi, S.Si.

------------------------------------------------------------------------------

Saya sempat mengulas mengenai karakter manajer, maka rasanya belum lengkap jika belum menampilkan artikel ini yang mengulas kewirausahaan. Semoga terjemahan di atas bisa bermanfaat. Email saya di ly_arc02@yahoo.co.uk jika Anda memerlukan salinan aslinya (dalam bahasa Sunda.. eh Inggris :p ). Ada juga presentasi powerpoint Rich Dad Poor Dad mengenai konsep Kebebasan Finansial. Atau cara membuat business plan. Tentu saja ada sangat banyak referensinya, dari ilmunya Rich Dad, Andrie wongso, A Agym, Blue Ocean Strategy,The Toyota Way dan Organizational Exellence Vincent Gaspersz yang lebih dekat ke manajemen-kewirausahaan, namun, artikel inilah yang saya anggap dapat merangkum dasar-dasar yang diperlukan jika kita ingin memulai usaha, secara sederhana untuk ditampilkan dalam blog dan tentu saja, untuk dikerjakan.

Well, looking forward for your progress. Serap ilmunya dan bertindaklah, Sekarang! Karena kesuksesan itu adalah proses..

4 comments:

Rohni said...

ly, 10 syarat itu bukan untuk student preneurship aja ko, buat yang lain juga bisa..

Lesly Septikasari said...

Setuju ni, :)
so, what u'r up to?

Muzlim nAd said...

Wah.. Hebat kali.. Thanks ya..

Lesly Septikasari said...

alhamdulillah, sama-sama